Proker KKN Manajemen Keuangan: Program Kerja Pengabdian Masyarakat
Proker KKN manajemen keuangan adalah rencana kegiatan pengabdian masyarakat yang disusun oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan selama Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tujuannya adalah menerapkan ilmu manajemen keuangan untuk membantu masyarakat mengelola keuangan secara profesional dan berkelanjutan.
Di STEMBI Al-Aziziyah Randudongkal, Pemalang, proker KKN dirancang untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui pendekatan keuangan yang sehat dan transparan. Kegiatan ini menjadi bagian dari tridharma perguruan tinggi dan pengalaman belajar nyata bagi mahasiswa.
Tujuan Program Kerja KKN Manajemen Keuangan
Proker KKN manajemen keuangan bertujuan untuk:
- Mengaplikasikan ilmu manajemen keuangan di masyarakat.
- Membantu UMKM mengelola keuangan usaha secara rapi dan akuntabel.
- Meningkatkan literasi keuangan masyarakat desa.
- Menumbuhkan budaya menabung dan investasi yang sehat.
Oleh karena itu, KKN bukan hanya syarat akademik, tetapi juga bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat.
Contoh Program Kerja KKN Manajemen Keuangan
Berikut contoh proker KKN yang bisa dilakukan mahasiswa Jurusan Manajemen Keuangan:
- Pelatihan Manajemen Keuangan UMKM: Mengajarkan cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, membuat laporan laba rugi, dan mengelola modal usaha.
- Workshop Literasi Keuangan: Edukasi tentang pentingnya menabung, menghindari utang konsumtif, dan perencanaan keuangan keluarga.
- Pendampingan BMT dan Koperasi Syariah: Membantu dalam pembukuan, pelaporan keuangan, dan pengembangan produk simpanan-pinjaman.
- Sosialisasi Aplikasi Keuangan Sederhana: Memperkenalkan tools seperti Excel atau aplikasi mobile untuk pencatatan keuangan.
- Program Maghrib Mengaji & Keuangan: Kombinasi keagamaan dan edukasi keuangan syariah untuk masyarakat desa.
Pertama-tama, mahasiswa melakukan survei kebutuhan. Selain itu, mereka berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat.
Penerapan di STEMBI Al-Aziziyah
Di STEMBI Al-Aziziyah, KKN menjadi bagian penting dari kurikulum. Mahasiswa ditempatkan di desa-desa sekitar Randudongkal, seperti Karangdadap, Sirandu, atau Bulupayung.
Program kerja disusun berdasarkan potensi lokal. Misalnya, jika desa memiliki kelompok petani, mahasiswa bisa membantu pengelolaan dana kelompok atau tabungan hasil panen.
Karena itu, dampak KKN lebih terasa dan berkelanjutan.
Laporan dan Evaluasi
Setelah selesai, mahasiswa menyusun laporan KKN yang berisi:
- Deskripsi lokasi dan kondisi masyarakat
- Program kerja yang telah dilaksanakan
- Hasil dan dampak kegiatan
- Rekomendasi untuk pengembangan desa
Laporan ini dikumpulkan ke LPPM STEMBI Al-Aziziyah dan digunakan sebagai bahan evaluasi serta dokumentasi kegiatan pengabdian.
Kesimpulan
Proker KKN manajemen keuangan adalah wujud nyata dari pengabdian masyarakat. Di STEMBI Al-Aziziyah, program ini dirancang untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja lapangan.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi STEMBI Al-Aziziyah.




