Pelatihan Blended Learning: Gabungan Daring dan Tatap Muka di STEMBI Al-Aziziyah
Pelatihan blended learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan kelas daring (online) dan tatap muka (offline). Metode ini memberi fleksibilitas dan efektivitas dalam proses pelatihan.
Di STEMBI Al-Aziziyah Randudongkal, Pemalang, pelatihan blended learning diterapkan untuk mendukung perkuliahan hybrid dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Karena itu, mahasiswa bisa belajar mandiri secara online, namun tetap mendapat bimbingan langsung dari dosen.
Apa Itu Blended Learning?
Blended learning adalah pendekatan pembelajaran yang memadukan dua metode: digital dan konvensional.
Misalnya, materi teori diakses melalui LMS (Learning Management System) atau aplikasi digital. Sementara itu, sesi tatap muka digunakan untuk diskusi, praktik, dan evaluasi.
Dengan begitu, pembelajaran menjadi lebih efisien dan mendalam. Selain itu, mahasiswa dilatih untuk lebih mandiri dan disiplin.
Keuntungan Pelatihan Blended Learning
Beberapa manfaat utama dari blended learning adalah:
- Fleksibilitas: Mahasiswa bisa mengakses materi kapan saja dan di mana saja.
- Interaksi tetap terjaga: Pertemuan langsung memperkuat hubungan antar mahasiswa dan dosen.
- Hemat waktu dan biaya: Mengurangi kebutuhan transportasi dan cetak modul.
- Pembelajaran aktif: Mahasiswa lebih terlibat melalui tugas online, kuis, dan diskusi digital.
Oleh karena itu, banyak perguruan tinggi kini mengadopsi metode ini, termasuk STEMBI Al-Aziziyah.
Penerapan di STEMBI Al-Aziziyah
STEMBI Al-Aziziyah telah menerapkan blended learning melalui penggunaan LMS dan aplikasi “Periset”.
Mahasiswa bisa mengunggah tugas, mengikuti kuis, dan membaca materi kuliah secara daring. Selain itu, dosen memberikan umpan balik melalui sistem digital.
Kemudian, pada pertemuan tatap muka, fokus diberikan pada diskusi kasus, presentasi, dan simulasi praktik. Karena itu, waktu di kelas digunakan secara optimal.
Contoh Pelatihan Blended Learning
Beberapa program di STEMBI Al-Aziziyah yang menerapkan blended learning:
- Pelatihan penggunaan LMS bagi mahasiswa baru
- Workshop kewirausahaan syariah
- Seminar ekonomi dan keuangan syariah
- Program pelatihan guru ngaji berbasis digital
Pertama-tama, peserta belajar materi dasar secara online. Selanjutnya, mereka mengikuti sesi praktik di kampus atau desa binaan.
Kesimpulan
Pelatihan blended learning adalah solusi modern untuk pendidikan di era digital. Di STEMBI Al-Aziziyah, metode ini mendukung visi kampus sebagai lembaga pendidikan yang inovatif, fleksibel, dan berbasis teknologi.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi STEMBI Al-Aziziyah.




